img UNMER UNMER

Magister Akuntansi Unmer Malang Buka Peminatan Tata Kelola Koperasi dan BUMDes

Magister Akuntansi Unmer Malang Buka Peminatan Tata Kelola Koperasi dan BUMDes

MALANG – Program Studi Magister Akuntansi, Program Pascasarjana Universitas Merdeka Malang (Unmer Malang), menghadirkan peminatan baru Tata Kelola Koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Peminatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi dalam menghadapi perubahan dunia bisnis, digitalisasi, dan tuntutan tata kelola organisasi yang semakin kompleks.

Kehadiran peminatan tersebut menjadi bagian dari upaya Program Pascasarjana Unmer Malang dalam memperkuat kontribusi pendidikan tinggi terhadap keberlanjutan koperasi, BUMDes, dan UMKM sebagai fondasi penting perekonomian lokal.

Gagasan tersebut juga menjadi salah satu latar belakang pelaksanaan Talkshow Nasional dengan tema “Menuju Sustainability Koperasi dan BUMDes Melalui Gerakan UMKM; Pentingnya Update Kompetensi untuk Memahami Realitas Bisnis Terkini.”

Dalam sambutan panitia, disampaikan bahwa koperasi, BUMDes, dan UMKM menghadapi perubahan yang berlangsung cepat, mulai dari digitalisasi, perubahan perilaku pasar hingga ketidakpastian ekonomi global. Kondisi tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang mampu memahami perubahan sekaligus mengambil keputusan secara tepat.

“Banyak lembaga ekonomi desa dan koperasi yang kesulitan berkembang, bukan karena kekurangan potensi, melainkan karena kesenjangan kompetensi dalam membaca arus perubahan,” demikian disampaikan Prof. Dr. Dra. Diana Zuhroh, M.Si., Ak.,CA selaku kaprodi Magister Akuntasi Unmer Malang.

 

Fokus pada Tata Kelola, Digitalisasi hingga Pengembangan Usaha

Peminatan Tata Kelola Koperasi dan BUMDes tidak hanya diarahkan pada penguasaan aspek akuntansi, tetapi juga mengintegrasikan kompetensi pengelolaan keuangan, tata kelola, audit dan pengendalian internal, digitalisasi, serta kewirausahaan sosial.

Program ini dirancang untuk menghasilkan kompetensi utama yang dikembangkan, yaitu:

  1. Pengelolaan keuangan, meliputi pelaporan keuangan, anggaran dan pengendalian biaya, serta analisis kinerja keuangan dan nonkeuangan.
  2. Tata kelola, mencakup penerapan Good Corporate Governance (GCG), penyusunan SOP dan kebijakan organisasi, manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap regulasi.
  3. Audit dan pengendalian internal, termasuk audit internal, sistem pengendalian internal, pengawasan, serta pengendalian kegiatan operasional.
  4. Digitalisasi, dengan pembelajaran mengenai sistem informasi akuntansi, aplikasi akuntansi, digital bookkeeping, e-commerce, dan teknologi keuangan.
  5. Kewirausahaan sosial, yang diarahkan pada pengembangan model bisnis, studi kelayakan, pengembangan unit usaha, serta inovasi berbasis potensi lokal.

Dengan kombinasi kompetensi tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami aspek teoritis, tetapi juga mampu menganalisis persoalan dan merancang solusi yang relevan dengan kebutuhan koperasi maupun BUMDes.

Pembelajaran Berbasis Kasus dan Praktik

Pendekatan pembelajaran dalam peminatan ini dirancang untuk mendekatkan mahasiswa dengan realitas organisasi dan dunia bisnis. Materi promosi program menekankan pembelajaran berbasis kasus, observasi praktik, independent study, dan riset.

Model pembelajaran juga mengedepankan Outcome-Based Education (OBE), Project-Based Learning (PjBL), Case Method, dan Experiential Learning.

Pendekatan tersebut memungkinkan mahasiswa belajar melalui analisis kasus, proyek, pengalaman lapangan, serta proses menghubungkan teori dengan kondisi nyata.

Program ini juga menyediakan pilihan mata kuliah pendalaman yang berkaitan dengan isu terkini, antara lain Good Governance Koperasi atau BUMDes, akuntansi dan pelaporan serta kinerja koperasi atau BUMDes, serta modernisasi dan pengembangan usaha koperasi atau BUMDes.

Membuka Peluang Karier yang Lebih Luas

Peminatan Tata Kelola Koperasi dan BUMDes diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi lintas bidang. Lulusan berpeluang mengembangkan karier sebagai konsultan tata kelola, auditor internal, manajer keuangan dan akuntansi, pengembang sistem pengendalian internal, hingga perancang sistem informasi akuntansi digital.

Selain itu, kompetensi yang diperoleh juga relevan untuk peran sebagai pengurus atau pengawas koperasi, peneliti dan akademisi, pendamping profesional BUMDes dan koperasi, pengambil kebijakan pada pemerintah daerah maupun kementerian terkait, serta konsultan pajak untuk koperasi dan BUMDes.

Dengan demikian, peminatan ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan kemampuan akademik, tetapi juga memperluas perspektif profesional mahasiswa.

Kolaborasi Akademik dan Praktik

Pengembangan peminatan baru ini turut didorong oleh kolaborasi antara Program Pascasarjana Universitas Merdeka Malang, Program Studi Doktor Ilmu Akuntansi, serta KODE Indonesia.

Dalam sambutan panitia, disampaikan bahwa penyelenggaraan Talkshow Nasional diharapkan dapat menghasilkan kesimpulan dan rumusan konkret yang dapat menjadi masukan dalam merancang materi perkuliahan. Materi tersebut diharapkan mampu membekali mahasiswa untuk merespons perubahan fenomena, melakukan analisis, merancang pemecahan masalah, serta menyusun strategi pengembangan ke depan.

Talkshow tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Dr. Raden Djoni Sudjatmoko, M.M. dan Setiabudi Kurniawan, S.E., M.M., serta dihadiri peserta secara luring maupun daring dari berbagai daerah dan instansi.

Menjawab Tantangan Koperasi dan BUMDes di Era Digital

Perubahan lingkungan bisnis membuat pengelola koperasi dan BUMDes dituntut untuk memiliki kemampuan adaptasi yang semakin kuat. Pengelolaan keuangan yang akuntabel, tata kelola yang baik, pengendalian internal, pemanfaatan teknologi digital, serta kemampuan mengembangkan usaha menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi.

Karena itu, kehadiran Peminatan Tata Kelola Koperasi dan BUMDes Magister Akuntansi Universitas Merdeka Malang menjadi salah satu pilihan pengembangan kompetensi bagi mereka yang ingin berkontribusi pada penguatan organisasi ekonomi desa dan koperasi.

Semangat yang diusung program ini adalah “Dari Akuntansi untuk Tata Kelola, Menuju Organisasi Koperasi dan BUMDes yang Profesional, Digital, dan Berkelanjutan.”

Bagi calon mahasiswa yang ingin memperdalam akuntansi sekaligus mengembangkan kompetensi dalam tata kelola koperasi, BUMDes, pengendalian internal, digitalisasi, dan pengembangan usaha, peminatan ini dapat menjadi salah satu pilihan pendidikan magister yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ekonomi lokal.

 

Red-aw7

Magister Akuntansi Universitas Merdeka Malang membuka peminatan Tata Kelola Koperasi dan BUMDes untuk memperkuat kompetensi keuangan, tata kelola, audit, digitalisasi, dan pengembangan usaha.

Magister Akuntansi Unmer Malang, Peminatan Tata Kelola Koperasi dan BUMDes, Magister Akuntansi, Universitas Merdeka Malang, Koperasi, BUMDes, tata kelola BUMDes, akuntansi koperasi, pendidikan magister akuntansi, kuliah S2 Akuntansi Malang

 

 

Comments (0)

No comments yet. Be the first to comment!

Leave your thought